Kisah Inspiratif Ustad Tunanetra Mengajar Al-Qur’an - Amanah Takaful
Kisah Inspiratif Ustad Tunanetra Mengajar Al-Qur’an
Kisah Inspiratif Ustad Tunanetra Mengajar Al-Qur’an
logo-lingkar Amanah Takaful
24 November 2021

Mari kita renungkan apa yang sebenarnya kita dapatkan dari hidup ini. Bukankah kita datang ke dunia tanpa membawa apapun dan bukankah kita meninggalkan dunia ini hanya dengan membawa selembar kain putih? Jadi, apa alasan untuk tidak mengeluarkan harta yang dimiliki?

Mempelajari dan mengajarkan Al-Qur'an adalah suatu kewajiban bagi setiap Muslim sekalipun untuk mereka yang Tunanetra. Sebab diturunkannya Al-Qur'an ialah sebagai pedoman hidup Ummat Islam. Kebutuhan Al-Qur'an Braille juga termasuk kebutuhan yang utama. Dengan harapan mereka bisa menjalankan perintah agama dengan baik. 

Sulit mendapatkan Al-Qur'an Braille karena mahal itu lah fakta mengejutkan yang beredar dilapangan. Ini menimbulkan dampak yang tidak sepele karena banyak dari Tunanetra Muslim yang belum bisa membaca Al-Qur'an.

Yogi Madsuni yang kerap disapa Ustadz Soni Seorang ayah dari 5 orang anak. Memilih mengabdikan dirinya untuk berdakwah sebagai pengajar baca Al-Qur'an Braille mulai dari tingkat dasar, murottal, hingga ke jenjang tartil/tajwid kepada penyandang tunanetra lainnya.

Setiap pekan, beliau bersama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI DKI Jakarta) ini rutin mengadakan pengajian khusus penyandang tunanetra di Masjid Raya Cipinang Muara, Jakarta Timur. Beliau melakukan semua itu karena banyak dari mereka penyandang tunanetra Muslim yang belum bisa baca Al-Qur'an Braille. 

"Harapan saya, dengan bercerita seperti ini agar teman-teman tunanetra lainnya bisa mendapatkan Al-Qur'an Braille seperti ini agar mereka bisa lebih baik lagi mendalami Islam dan tetap semangat di tengah keterbatasan." Ungkapnya.

Beliau juga menuturkan kendala ketika beliau mengajar ialah kurang nya ketersediaan Al-Qur'an braille. Mereka harus bergilir untuk belajar membaca tetapi karena terhalang waktu yang singkat maka pembelajaran pun dirasa sangat kurang maksimal. Beliau berharap dengan dia bercerita seperti ini semoga para penyandang Tunanetra mendapatkan uluran tangan masyarakat, aamiin...

Sumber:

  1. https://lajnah.kemenag.go.id/artikel/346-executive-summary-penelitian-proses-belajar-mengajar-al-qur-an-braille-bagi-tunanetra-2015
  2. https://www.amalsholeh.com/mushafbraille?utm_medium=choosen-home

Artikel Lainnya