Amanah Takaful Bantu Kelulusan Ihsan Ar-Rosyid

Tangerang Selatan, 7 Mei 2024 – Ihsan Ar-Rosyid adalah siswa kelas XII jurusan Teknik Komputer Jaringan SMK Grafika Yayasan Lektur. Dia patut dijadikan inspirasi karena ditengah keterbatasan ekonomi dan statusnya sebagai anak yatim piatu, Ihsan tetap semangat mengejar cita – citanya dan berhasil meraih kelulusan setelah mendapat bantuan dana pendidikan dari Yayasan Amanah Takaful (YAT). Ihsan hampir saja tidak bisa mengikuti ujian akhir semester karena memiliki tunggakan biaya sekolah selama 10 bulan. Alhamdulillah tunggakan tersebut berhasil dilunasi sehari sebelum ujian, sehingga Ihsan dapat mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap pada tanggal 23-29 April 2024. Ihsan tinggal bersama ibunya, Ibu Jami yang kesehariannya berprofesi sebagai seorang Asisten Rumah Tangga (ART) dengan penghasilan perbulan Rp. 1.200.000. Namun akhir – akhir ini kondisi Ibu Jami kerap sakit-sakitan yang membuatnya kesulitan beraktifitas terlebih bekerja seperti biasanya. Melihat kondisi Ihsan, menggerakkan relawan Amanah Takaful sehingga akhirnya memberikan bantuan dana pendidikan. Alhamdulillah dengan dukungan tersebut akhirnya ikhsan bisa mengikuti ujian dan meraih kelulusan. “Saya sangat bersyukur atas bantuan dari YAT. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Saya bisa mengikuti ujian dan akhirnya lulus,” ujar Ihsan dengan penuh rasa haru. Ihsan hanyalah satu dari sekian banyak anak muda yang masih semangat dan memiliki tekad yang kuat untuk belajar dan meraih kesuksesan di masa yang akan datang. Meskipun di tengah keterbatasan tak menghalanginya untuk berusaha sehingga menggerakkan berbagai pihak yang mendorong dirinya dirinya untuk terus mampu mewujudkan cita-citanya.

LP3H MA Sinergi dengan Amanah Takaful Luncurkan Amanah MA Card untuk UMKM

Tangerang Selatan – Banten (2 Mei 2024) – Dalam rangka HUT ke-4 Gerai Lengkong, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Mathla’ul Anwar bersama Amanah Takaful meluncurkan Amanah MA Card. Kartu ini khusus diperuntukkan bagi para pelaku UMKM yang telah tersertifikasi melalui LP3H Mathla’ul Anwar. Acara peluncuran ini dihadiri oleh Priyono selaku Ketua LP3H Mathla’ul Anwar Banten, Direktur Amanah Takaful Ade Abdurachman dan Hj. Lista Hurustiati, Founder Gerai Lengkong. Dalam sambutannya, Priyono merasa bangga atas kolaborasi yang terjalin dengan Amanah Takaful dalam memberikan nilai lebih kepada para pelaku UMKM. “Dengan adanya potensi besar UMKM khususnya di Banten hari ini, saya berharap akan jauh lebih banyak lagi pegiat UMKM yang ikut menjadi peserta Amanah MA Card,” ujar Priyono. Ade Abdurachman menjelaskan bahwa Amanah MA Card menawarkan manfaat bagi para penerima manfaat, khususnya pelaku UMKM yang sudah tersertifikasi melalui LP3H Mathla’ul Anwar. “Semangat yang terbangun adalah saling tolong diantara sesama sebagai bentuk preventif sebelum terjadi musibah sakit maupun kematian diantara peserta Amanah MA Card,” ujar Ade Abdurachman. Hj. Lista Hurustiati mengucapkan banyak terima kasih atas pendampingan serta dukungan terhadap para pelaku UMKM di Tangerang Selatan dari LP3H Mathla’ul Anwar dan Amanah Takaful. “Melalui program ini saya yakin bahwa geliat ekonomi UMKM akan tumbuh baik sebab ada satu sistem proteksi yang ditawarkan manakala terjadi musibah atau kondisi kritis yang dialami oleh para pegiat UMKM,” ujar Hj. Lista Hurustiati. Acara peluncuran ini dilanjutkan dengan penyerahan kartu Amanah MA Card secara simbolik dari Ade Abdurachman kepada Hj. Lista Hurustiati disaksikan oleh para pelaku UMKM yang turut hadir. Amanah MA Card diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya. Dengan adanya program ini, diharapkan geliat ekonomi UMKM di Banten akan semakin meningkat. sumber :

Mana Dulu Kurban atau Aqiqah

Kurban dalam Agama Islam Sebagai bentuk ketaatan serta mengejar pahala, umat Islam beramai-ramai melaksanakan ibadah kurban di hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1444 H. Berkurban memang merupakan ibadah sunnah tetapi sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Berkurban yaitu dengan menyembelih hewan ternak yang merupakan bentuk rasa syukur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, selain juga merupakan bentuk ketaatan seorang hamba. Kurban sebelum Aqiqah, Bolehkah? Tidak sedikit dari umat Islam yang bertanya-tanya apakah boleh melaksanakan kurban tetapi belum melaksanakan aqiqah? Jawabannya, boleh, karena jelas aqiqah dan kurban adalah dua ibadah yang memiliki makna serta tujuan berbeda. Aqiqah memiliki makna penyembelihan hewan atas dasar rasa syukur orang tua atas kelahiran anaknya, sedangkan kurban adalah penyembelihan hewan dengan tujuan beribadah semata-mata kepada Allah SWT pada saat waktu tertentu, yaitu pada saat hari raya Idul Adha. Syarat Orang Melaksanakan Ibadah Kurban Adapun syarat-syarat seseorang dapat melaksanakan ibadah kurban:  1. Beragama islam Orang yang akan berkurban harus Muslim yang meyakini dan mengikuti ajaran Islam. 2. Berakal sehat, baligh dan merdeka Seseorang harus telah mencapai usia baligh (dewasa), memiliki akal yang sehat dan dapat memahami makna dan tujuan dari ibadah kurban serta mereka yang bukan budak atau hamba sahaya. 3. Dalam keadaan mampu Seseorang harus memiliki kekayaan yang mencukupi untuk melaksanakan kurban. Kriteria kecukupan ini dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi sosial dan ekonomi mamsyarakat setempat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa untuk melaksanakan ibadah kurban tidak diharuskan melaksanakan aqiqah terlebih dahulu. Karena memang aqiqah bukanlah menjadi syarat sah untuk melakukan ibadah kurban.  Sumber : Baznas

Gen Z Cihara Siap Mitigasi Perubahan Iklim bersama Amanah Takaful dan Komunitas Peduli Pantai dan Laut Banten Selatan

Cihara, Lebak, Banten – Senin, 29 April 2024, SMAN 1 Cihara berkolaborasi dengan Amanah Takaful dan Komunitas Peduli Pantai dan Laut Banten Selatan (KPPLS) dalam menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Mitigasi Perubahan Iklim bersama Gen Z”. Kegiatan ini diikuti oleh 33 orang pelajar dan aktivis Gen Z di wilayah Cihara. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar dan Gen Z mengenai langkah-langkah sederhana dalam mitigasi perubahan iklim, serta menumbuhkan kesadaran mereka akan pentingnya peran mereka dalam mendukung upaya mitigasi tersebut. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 1 Cihara, yang menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya peran Gen Z dalam memerangi perubahan iklim, mengingat mereka adalah generasi yang akan mewarisi bumi ini. “Gen Z memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam mengatasi perubahan iklim,” ujarnya. “Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengambil tindakan nyata.” Materi edukasi dalam kegiatan ini meliputi: Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka banyak mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan narasumber, menunjukkan tingginya minat mereka terhadap isu perubahan iklim. Salah satu peserta, Rara, mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi lebih paham tentang apa itu perubahan iklim dan apa yang bisa saya lakukan untuk membantu mengatasinya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ia akan menerapkan langkah-langkah sederhana dalam mitigasi perubahan iklim dalam kehidupan sehari-hari. “Saya akan mulai mengurangi penggunaan plastik dan menanam pohon di rumah,” katanya. Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelajar dan Gen Z tentang pentingnya mitigasi perubahan iklim dan mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.

Amanah Takaful Resmikan Sumur Wakaf Karyawan Asuransi Takaful Umum Bersama Bupati Bantul

Bantul, 28 April 2024 – Kegembiraan bagi masyarakat Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Pada hari Minggu (28/4), tiga Sumur Wakaf yang merupakan donasi dari karyawan PT Asuransi Takaful Umum (ATU) melalui Amanah Takaful akhirnya telah rampung dan diresmikan langsung oleh Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih. Peresmian ini menandai hadirnya akses air bersih yang mudah dan melimpah bagi warga desa. Acara peresmian yang berlangsung secara sederhana ini disambut meriah oleh warga karena turut dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Direktur Amanah Takaful Ade Abdurachman, Ketua Berkah Jogja Berbagi Anak Yatim Piatu Kusmadiyono, HCGA Dept Head PT ATU Ahmad Rojib Karimi serta Kepala Desa Muntuk, Marsudi beserta jajaran pejabat lainnya yang hadir menyertai Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih. Peresmian diawali dengan seremonial di Dusun Banjarharjo 1, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga. Kemudian, acara beralih ke Dusun Tangkil untuk peresmian dua sumur wakaf lainnya. Sebagai bentuk rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng dan penyerahan cenderamata yang lalu ditutup dengan kendurian dan doa bersama oleh seluruh warga dan tokoh masyarakat Desa Muntuk. Kehadiran sumur wakaf ini merupakan hasil dari donasi karyawan PT ATU melalui program sedekah mereka kepada Amanah Takaful yang disalurkan di bulan Ramadhan sebagai wujud kepedulian dan komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.“Ini adalah program yang sudah kami rencanakan sejak Ramadhan lalu agar melahirkan motivasi sedekah jariyah di internal karyawan seperti wakaf sumur Ustman di masa Rasulullah SAW dahulu. Program ini ternyata berkembang, tidak hanya donasi dari karyawan tapi juga mitra Takaful Umum diseluruh Indonesia” Ungkap Rajib Dalam sambutannya Direktur Amanah Takaful Ade Abdurachman menyampaikan harapan agar tanggung jawab dan sinergi masyarakat semakin kuat. “Kami berharap adanya sumur ini tidak hanya memperbaiki kualitas hidup masyarakat, namun membawa keberkahan bagi desa. Maka kami berpesan mari bersama menjaga dan merawat fasilitas ini agar dirasakan manfaatnya berkepanjangan. Melalui program sedekah sebagai pengganti iuran perawatan sumur, kita ingin warga termotivasi ibadah membantu sesama sehingga tidak merasa berat sebagai sebuah kewajiban” Ungkapnya. Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih pun mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang terus dijalankan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan “Hari ini Pemda Bantul sedang memperjuangkan sinergi anggaran dengan pemerintah desa untuk program prioritas agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan merata. Melalui sumur wakaf yang kita akan resmikan hari ini insyaAllah merupakan wujud nyata semangat tersebut. Terima kasih kepada seluruh karyawan PT Asuransi Takaful Umum atas donasi dan dukungannya turut membangun masyarakat Bantul” Kepala Desa Muntuk, Marsudi pun mengungkapkan sulitnya masyarakat dikala menghadapi kekeringan. “Masyarakat kami selalu dihadapkan oleh dua bencana yang selalu datang setiap tahun karena memang tinggal di zona merah rawan bencana. Kekeringan saat musim kemarau dan longsor saat masuk musim penghujan. Terima kasih atas dukungan pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas PMK dan tentunya Amanah Takaful bersama PT Asuransi Takaful Umum yang telah jauh dari Jakarta peduli kepada masyarakat kami,” tuturnya. Desa Muntuk adalah desa terluas di Kecamatan Dlingo dengan ketinggian antara 200-500 dpl dengan jumlah penduduknya sebanyak 8.822 jiwa. Desa ini memiliki tanah yang kurang subur karena berada di wilayah perbukitan dengan jenis tanah yang lengket yang tak mampu banyak menampung air. Akan tetapi terkenal dengan kerajinan bambu dan wisata alamnya yang indah yang menjadi destinasi wisata viral seperti Puncak Becici. Hadirnya sumur wakaf ini diharapkan semua pihak dapat menjadi solusi permanen untuk mengatasi permasalahan air bersih di Desa Muntuk. Kehadirannya membawa harapan baru bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat dan sejahtera.

Bupati Bantul Akan Resmikan 3 Sumur Wakaf Donasi Karyawan PT. ATU Ke Amanah Takaful

Bantul, 26 April 2024 – Kegembiraan akan dirasakan masyarakat Desa Munthuk Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul DI Yogyakarta. Pada hari Ahad, 28 April 2024, Amanah Takaful akan meresmikan 3 Sumur Wakaf di Desa tersebut. Sumur tersebut merupakan hasil kolaborasi kebaikan karyawanPT. Asuransi Takaful Umum (ATU) yang mempercayakan Amanah Takaful sebagai pelaksana program tersebut. “Pembangunan sumur wakaf ini merupakan wujud kolaborasi kepedulian karyawan PT. ATU yang mempercayakan Amanah Takaful untuk membangunkan sumur air bersih di lokasi yang masih mengalami kesulitan air bersih, dan dipilihlah lokasi ini yang merupakan salah satu lokasi penyaluran bantuan air bersih selama musim kemarau yang lalu” ujar Fikri Paturahman, Kepala Divisi Program Amanah Takaful. Rencananya peresmian sekaligus tasyakuran akan dihadiri oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Direktur Amanah Takaful Ade Abdurachman, serta perwakilan PT. ATU, yaitu Ahmad Rojib Karimi (HCGA Dept Head – Advisor) dan Ahmad Rahadian (Internal Auditor). Proses pembangunan sumur yang dimulai sejak Ramadhan ini tentu sangat diharapkan oleh masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan air bersih. Terima kasih para donatur dari PT ATU yang telah menjejakkan kepedulian untuk masyarakat yang membutuhkan.

Berkurban Melalui Lembaga: Sahkah?

Simak apa kata ustadz! Pertanyaan: Bolehkah berkurban melalui lembaga? Jawaban: Menurut Buya Yahya, berkurban melalui lembaga diperbolehkan asalkan lembaga tersebut memenuhi syarat: Ustadz Adi Hidayat menambahkan bahwa kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tapi juga tentang pemberian daging kurban kepada penerimanya. Daging kurban dianjurkan untuk dibagikan kepada: Ustadz Amir Faishol Fath menegaskan bahwa berkurban melalui lembaga profesional merupakan bagian dari syariat kurban. Hal ini membantu penyaluran daging kurban tepat sasaran dan menjadi syiar Islam. Kesimpulan: Berkurban melalui lembaga diperbolehkan dan sah, asalkan lembaga tersebut memenuhi syarat dan terpercaya. Dengan berkurban melalui lembaga, kita dapat membantu penyaluran daging kurban tepat sasaran dan menyebarkan syiar Islam. Yuk, salurkan qurbanmu melalui lembaga terpercaya seperti Amanah Takaful!

Amanah Takaful Sebarkan Kebaikan Ramadhan 2024 di Indonesia Hingga Palestina

Milenialnews Jakarta, 26 April 2024 – Di bulan Ramadhan 1445 H yang baru saja berlalu, Amanah Takaful kembali mengantarkan kebahagiaan bagi 8.068 jiwa di Indonesia dan Palestina melalui berbagai program Ramadhan bertema “Sejuta Kebahagiaan Ramadhan”. Jumlah penerima manfaat ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.964 jiwa. Direktur Amanah Takaful, Ade Abdurachman, mengungkapkan rasa syukur atas peningkatan jumlah penerima manfaat di tahun ini. “Alhamdulillah, penyaluran manfaat Amanah Takaful di Ramadhan tahun ini mengalami peningkatan dengan menjangkau 8.068 jiwa di 23 Kota dan Kabupaten di Indonesia hingga Palestina,” ujarnya. Kebaikan yang disebarkan Amanah Takaful terbagi dalam berbagai program unggulan dan layanan, seperti Layanan Penyaluran Dana Ziswaf dan Fidyah, Program Berbagi Buka Puasa dan Sahur, Tebar Sedekah Quran, Berbagi Sembako Yatim dan Dhuafa, Bingkisan Kado Spesial Yatim dan Dhuafa, Safari Dakwah Syeikh Palestina, Pembangunan Sumur Wakaf di Bantul Yogyakarta, Tebar Al-Qur’an, Amanah Sehat, Amanah Sosial Dakwah, dan Kemanusiaan. Salah satu program yang menarik perhatian adalah Pilar Program Tebar Al-Qur’an yang bekerja sama dengan komunitas masyarakat dan menjangkau 1.691 jiwa di berbagai wilayah di Indonesia. Pilar Program Amanah Sehat di bulan Ramadhan menjangkau 19 penerima manfaat melalui penyaluran program bantuan kursi roda dan layanan siaga Ambulans. Pilar Program Amanah Sosial Dakwah menjangkau wilayah Jakarta hingga daerah pelosok melalui berbagai program penyaluran kartu Amanah Card untuk guru ngaji dan marbot, kegiatan tarhib Ramadhan bersama masyarakat, pembagian paket hidangan buka puasa dan sahur untuk santri dan pejuang nafkah keluarga, penyaluran paket bingkisan Ramadhan untuk yatim dan dhuafa, hingga penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak bencana banjir di Demak dan kekeringan di Bantul. Di masa penuh berkah ini, Amanah Takaful juga tidak lupa untuk menunjukkan kepeduliannya kepada rakyat Palestina yang menderita akibat penjajahan Israel. Bantuan pangan disalurkan kepada 2.240 pengungsi di Deir Al Balah. Selain itu, Amanah Takaful juga menggalang kepedulian dan penghimpunan donasi untuk Palestina melalui program Safari Dakwah bersama Syeikh Palestina yang bekerjasama dengan 55 Masjid, Musholla, Sekolah, Pesantren dan Instansi di Jabodetabek dan Bandung. Kebaikan Amanah Takaful di bulan Ramadhan ini tak lepas dari peran para mitra kolaborasi program Ramadhan, relawan, para donatur dan muzakki. “Kami sangat berterima kasih kepada para mitra kolaborasi program Ramadhan serta relawan, para donatur dan muzakki yang telah mempercayakan penyaluran Ziswaf dan Dana Sosial dan Kemanusiaan Lainnya (DSKL) kepada kami,” ujar Ade. Sebagai penutup, Ade menyampaikan doa dan harapannya, “Semoga keberkahan senantiasa meliputi kita semua, Aamiin.”

Selama Ramadhan 2024 Amanah Takaful Sebar Kebaikan Ke 8.068 Jiwa

Republika JAKARTA – Ramadan 1445 H sudah berlalu, bulan istimewa untuk memperbaiki diri dan memberikan manfaat seluas-luasnya. Di Ramadhan tahun ini Amanah Takaful mengangkat tema “Sejuta Kebahagiaan Ramadhan” dengan menggulirkan berbagai program yang menjangkau 8.068 jiwa penerima manfaat meliputi 23 Kota dan Kabupaten di Indonesia hingga Palestina. “Alhamdulillah di Ramadhan yang baru saja berlalu penyaluran manfaat yang diberikan Amanah Takaful ditahun ini mengalami peningkatan dengan menjangkau 8.068 jiwa meliputi Indonesia dan Palestina dari tahun sebelumnya berjumlah 5.964 jiwa. Ungkap Ade Abdurachman, Direktur Amanah Takaful. Sebaran manfaat yang luas itu terangkai dalam berbagai program unggulan dan layanan diantaranya Layanan Penyaluran Dana Ziswaf dan Fidyah, Program Berbagi Buka Puasa dan Sahur, Tebar Sedekah Quran, Berbagi Sembako Yatim dan Dhuafa, Bingkisan Kado Spesial Yatim dan Dhuafa, dan Program khusus Palestina yaitu Safari Dakwah Syeikh Palestina serta penyaluran program lain yang beriringan selama Ramadhan yakni Pembangunan Sumur Wakaf di daerah Bantul Yogyakarta yang masih terdampak kesulitan akses air. Pilar Program Tebar Al-Qur’an cukup massive dilakukan bekerjasama dengan komunitas masyarakat dengan penerima manfaat sebanyak 1.691 jiwa yang disalurkan ke berbagi wilayah di Indonesia mulai dari Jakarta hingga wilayah timur Indonesia. Pilar Program Amanah Sehat di bulan Ramadhan menjangkau 19 penerima manfaat melalui penyaluran program bantuan kursi roda dan layanan siaga Ambulans. Pilar Program Amanah Sosial Dakwah menjangkau wilayah Jakarta hingga daerah pelosok melalui berbagai program penyaluran diantaranya kartu Amanah Card untuk guru ngaji dan marbot, kegiatan tarhib Ramadhan bersama masyarakat, pembagian paket hidangan buka puasa dan sahur untuk santri dan pejuang nafkah keluarga, penyaluran paket bingkisan Ramadhan untuk yatim dan dhuafa hingga penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak bencana banjir di Demak dan kekeringan di Bantul dengan total jangkauan penerima manfaat sebanyak 4.118 jiwa. Pilar Program Kemanusiaan di Ramadhan ini Amanah Takaful memfokuskan pada program kepedulian untuk rakyat Palestina yang menderita akibat penjajahan Israel yang belum mereda dengan berhasil menyalurkan bantuan pangan untuk para pengungsi di Deir Al Balah yang menjangkau sebanyak 2.240 penerima manfaat. Selain itu juga menggalang kepedulian dan penghimpunan donasi untuk Palestina melalui program Safari Dakwah bersama Syeikh Palestina yang bekerjasama dengan 55 Masjid, Musholla, Sekolah, Pesantren dan Instansi yang ada di Jabodetabek dan Bandung. Program lainnya yang dijalankan seiring Ramadhan adalah Kajian Online Ramadhan sebagai syiar dan literasi kepada masyarakat mengenai zakat, infak, sedekah, dan wakaf dan kepedulian lainnya dengan menghadirkan narasumber yang kompeten. “Kami sangat berterima kasih kepada para mitra kolaborasi program Ramadhan serta relawan, para donatur dan muzakki yang telah mempercayakan penyaluran Ziswaf dan Dana Sosial dan Kemanusiaan Lainnya (DSKL) kepada kami, seiring itu kami doa kan semoga keberkahan senantiasa meliputi kita semua, Aamiin” Harap Ade. Sumber : Republika https://khazanah.republika.co.id/berita/scj3ad313/selama-ramadhan-2024-amanah-takaful-sebar-kebaikan-ke-8068-jiwa

Idul Adha dan 5 Hikmah Agung Syariat Qurban

Idul Adha selalu identik dengan ibadah qurban. Kata Idul Adha sendiri berasal dari kata ‘id dan adha. ‘Id berakar pada kata ‘aada-ya’uudu yang artinya menengok, menjenguk, atau kembali, sedangkan kata adha bermakna qurban . Disebut ‘id karena hari raya kembali berulang setiap tahun. Pada perayaan hari raya Idul Adha, umat Islam kerap menjadikan momentum ini untuk melaksanakan ibadah qurban . Islam sendiri menjadikan ibadah qurban sebagai bagian dari syariat keagamaan. Akan dijumpai sejumlah ayat yang menyerukan umat Islam untuk berqurban : وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban ), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS Al Hajj: 34). Terlepas dari dalil seruan dan anjuran untuk berqurban , ibadah qurban sendiri merupakan aktivitas yang sublim dan sakral. Keberadaannya tidak semata hadir ketika suatu teks ajaran keagamaan diturunkan, melainkan lahir dari rajutan sejarah yang berintikan perjuangan dan pengorbanan. Artinya, ibadah qurban tidak melulu bernuansa terma religius, tapi juga renungan sosio-humanis dan pendidikan multikultural bagi umat. Peristiwa besar dan agung dari kerelaan Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail tentunya mengandung banyak hikmah dan pelajaran yang sangat berharga bagi seluruh umat manusia untuk dipahami dan diteladani. Pertama, cinta hendaknya dicurahkan kepada Allah SWT sebab rahmat Tuhan yang tidak terhitung nilai dan jumlahnya senantiasa mengucur dalam setiap jengkal kehidupan manusia. Maka di satu sisi, berqurban menjadi bentuk curahan cinta kita kepada Tuhan. إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah qurban.” (Al-Kautsar: 1-2). Kedua, sejatinya ibadah qurban adalah perintah untuk mengorbankan sifat egois, sikap mementingkan diri sendiri, rakus dan serakah, yang dibarengi dengan kecintaan kepada Allah SWT, diwujudkan dalam bentuk solidaritas sosial. Teladan paling mulia tentang kecintaan kepada Allah SWT sebagaimana ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim dengan kesediaan menyembelih putra kesayangannya. Ketiga, perintah berqurban adalah perintah bagi mereka yang mampu memiliki kelebihan rezeki dan membagikan dagingnya untuk kaum miskin dan dhuafa yang membutuhkan. Hal ini adalah bentuk komunikasi sosial untuk saling membantu berbagi kenikmatan dalam perayaan idul adha. Alhasil, terbangun ikatan solidaritas sosial dan semangat tolong-menolong antaranggota masyarakat. Sikap tersebut dapat mengurangi kesenjangan sosial dan menjaga suasana kehidupan harmonis di antara sesama warga. Keempat, hewan qurban akan menjadi saksi amal ibadah di hari kiamat nanti. Hewan yang diqurban kan akan datang mewujud amal kebaikan yang pada gilirannya akan menyelamatkan Nasib tuannya di hari akhir nanti. حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ ابْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنِي أَبُو الْمُثَنَّى عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلًا أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَننْ يَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا “Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) qurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dgn tanduk-tanduknya, kuku-kukunya & bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” [HR Ibnu Majah No 3117]. Kelima, orang berqurban dibalas dengan kebaikan dan pahala yang berlimpah. Bahkan, balasan pahala tersebut tidak terhitung jumlahnya. Analogi yang diberikan, bahwa setiap bulu dari hewan yang diqurban kan mengandung satu pahala dan kebaikan bagi orang yang berqurban . حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفٍ الْعَسْقَلَانِيُّ حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاساسٍ حَدَّثَنَا سَلَّامُ بْنُ مِسْكِينٍ حَدَّثَنَا عَائِذُذُ اللَّهِ عَنْ أَبِي دَاوُدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَل وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الْأَضَاحِيُّ قَالَ سُنَّةُ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ قَالُوا فَمَا لَنَا فِيهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ حَسَنَةٌ قَالُوا فَالصُّوفُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنْ الصُّوفِ حَسَنَةٌ “Berkata kepada kami Muhammad bin Khalaf Al ‘Asqalani, berkata kepada kami Adam bin Abi Iyas, berkata kepada kami Sullam bin Miskin, berkata kepada kami ‘Aidzullah, dari Abu Dawud, dari Zaid bin Arqam, dia berkata: berkata para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Wahai Rasulullah, hewan qurban apa ini?” Beliau bersabda: “Ini adalah sunah bapak kalian, Ibrahim.” Mereka berkata: “Lalu pada hewan tersebut, kami dapat apa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu ada satu kebaikan.” Mereka berkata: “Bagaimana dengan shuf (bulu domba)?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu shuf ada satu kebaikan.” [HR. Riwayat Ibnu Majah dalam Sunannya No. 3127] (A Fahrur Rozi, ed: Nashih) https://mui.or.id/public/baca/mui/idul-adha-dan-5-hikmah-agung-syariat-qurban

Lokasi Kami

Jl. Belimbing No. 74 RT 13/01 Kel. Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan. 12620

Kontak Kami

Phone : (021) 72735254

Email : info@amanahtakaful.org

© 2025 – Amanah Takaful