
Banjir masih berdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, termasuk Desa Surianeun, Kecamatan Patia. Banjir dipicu intensitas hujan tinggi di wilayah hulu yang menyebabkan Sungai Cilemer meluap. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar satu meter, sehingga aktivitas warga terganggu dan sebagian masyarakat bertahan di rumah dengan keterbatasan.
Merespons kondisi tersebut, pada Kamis, 22 Januari 2026, dilakukan kegiatan Respon Banjir Banten berupa layanan kesehatan dan distribusi bantuan sembako di Jl. Raya Pagelaran, Desa Surianeun. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi relawan dan unsur masyarakat setempat.
Layanan Kesehatan Menjangkau 250 Jiwa
Akses layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan yang mengemuka pada situasi banjir. Dalam kegiatan ini, tim medis diterjunkan untuk melayani pemeriksaan warga. Total penerima manfaat layanan kesehatan tercatat 250 jiwa.
Pelayanan didukung relawan medis, termasuk dari Menes Medical Center, serta relawan lapangan yang membantu mengatur alur pemeriksaan agar berjalan tertib.
Distribusi Sembako untuk 118 Keluarga
Selain layanan kesehatan, bantuan natura juga disalurkan kepada warga terdampak. Sebanyak 118 keluarga menerima paket sembako untuk membantu pemenuhan kebutuhan harian.
Relawan juga menyalurkan bantuan tambahan sesuai kebutuhan di lapangan, antara lain:
- Makanan siap saji dan susu etawa: 318 pcs
- Selimut, pakaian perempuan-anak, dan sarung: 29 paket
- Matras hangat: 20 pcs
- Hygiene kit: 5 paket
Dukungan hygiene kit berasal dari Sahabat Humanity.
Santunan untuk 60 Anak Yatim Dhuafa
Dalam kegiatan respon banjir ini, turut disalurkan santunan kepada 60 anak yatim dhuafa. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk dukungan bagi kelompok rentan yang terdampak.
Kolaborasi Relawan dan Unsur Lokal
Kegiatan ini melibatkan 20 relawan dari sejumlah unsur, yakni:
- Mathlaul Anwar Care
- Banten Peduli Umat
- Universitas Mathlaul Anwar
- Majelis Taklim Bertaawun
- Menes Medical Center
PIC internal kegiatan adalah Dhani (Kacab YAT Banten). Dalam pelaksanaan, koordinasi dilakukan agar layanan kesehatan dan distribusi bantuan dapat berjalan tepat sasaran.
Amanah Takaful berperan sebagai penghubung antara dukungan para donatur/dermawan dan kebutuhan masyarakat terdampak, dengan melibatkan mitra serta komunitas lokal dalam proses penyaluran di lapangan.
Ajakan Dukungan
Respon darurat merupakan tahap awal untuk membantu warga melewati masa kritis. Upaya lanjutan umumnya dibutuhkan pada fase pemulihan, termasuk kebersihan lingkungan dan dukungan kebutuhan dasar bagi keluarga terdampak.
