LEBAK — Senyum para siswa menyambut hadirnya ruang belajar yang kini lebih aman, nyaman, dan layak. Setelah melalui proses renovasi, ruang kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Mathla’ul Anwar Pasir Ona, Lebak, Banten, akhirnya resmi digunakan.
Peresmian hasil renovasi madrasah di Lebak tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) PermataBank Syariah bersama Amanah Takaful melalui Program Renovasi Madrasah (PRM).
Bantuan renovasi diberikan untuk memperbaiki sejumlah bagian penting bangunan madrasah. Perbaikan meliputi pembenahan dinding hingga pembaruan atap guna menghadirkan ruang belajar yang lebih aman bagi para siswa dan tenaga pengajar.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh perwakilan UPZDK PermataBank Syariah dan Amanah Takaful. Prasasti tersebut kemudian diserahkan kepada pihak MDTA Mathla’ul Anwar Pasir Ona sebagai simbol selesainya proses renovasi.

Ruang Belajar Layak untuk Mendukung Masa Depan Anak
Bangunan sekolah bukan sekadar susunan dinding dan atap. Bagi anak-anak, ruang kelas menjadi tempat mereka mengenal ilmu, menumbuhkan cita-cita, serta membentuk karakter untuk masa depan.
Karena itu, kondisi ruang belajar yang aman dan nyaman menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pendidikan.
Direktur Amanah Takaful, Ade Abdurachman, berharap ruang kelas yang telah direnovasi dapat mendukung kegiatan pendidikan formal, nonformal, maupun kegiatan keagamaan masyarakat sekitar.
“Melalui program ini, kami berharap proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal, baik untuk pendidikan formal, pendidikan nonformal, maupun kegiatan pengajian,” ujar Ade.
Ia berharap hadirnya ruang belajar yang lebih layak dapat membantu Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
“Kami juga berharap kolaborasi antara Yayasan Amanah Takaful dan UPZDK PermataBank Syariah dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak lembaga pendidikan dan masyarakat yang merasakan manfaatnya,” lanjutnya.

Kolaborasi untuk Renovasi Madrasah di Lebak
Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh serta perwakilan lembaga.
Mereka antara lain Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A.; Ketua Majelis Amanah Mathla’ul Anwar, K.H. Embay Mulya Syarief; Ketua Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar, H. M. Hafidz; Ketua UPZDK PermataBank Syariah, Awaludin Gumbira; serta Direktur Amanah Takaful, Ade Abdurachman.
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., menyampaikan apresiasi kepada Amanah Takaful dan UPZDK PermataBank Syariah atas dukungan yang diberikan untuk renovasi madrasah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Amanah Takaful yang telah memfasilitasi renovasi Madrasah Mathla’ul Anwar,” ungkap Jazuli.
Menurutnya, masih terdapat banyak bangunan madrasah yang membutuhkan perhatian dan perbaikan.
“Hingga saat ini masih terdapat ratusan bangunan madrasah yang kondisinya rusak, bahkan ada yang roboh. Bantuan ini sangat berharga dan sangat bermanfaat agar anak-anak dapat belajar dengan lebih aman, nyaman, dan layak,” katanya.
Menumbuhkan Generasi Unggul dan Berakhlak Mulia
Jazuli berharap dukungan terhadap pendidikan madrasah dapat terus diperluas. Dengan fasilitas belajar yang lebih baik, madrasah diharapkan semakin kuat dalam menjalankan perannya sebagai tempat pendidikan sekaligus pembentukan karakter generasi muda.
Ia juga berharap MDTA Mathla’ul Anwar Pasir Ona mampu melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan Amanah Takaful dan UPZDK PermataBank Syariah semakin berkembang, semakin luas jangkauannya, serta semakin banyak membantu masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Menghadirkan Lingkungan Belajar yang Aman dan Berkualitas
Program renovasi MDTA Mathla’ul Anwar Pasir Ona menjadi bagian dari komitmen Amanah Takaful bersama UPZDK PermataBank Syariah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan.
Kolaborasi ini tidak hanya memperbaiki bangunan secara fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para siswa, guru, dan masyarakat di sekitar madrasah.
Ruang kelas yang layak memungkinkan anak-anak belajar tanpa harus merasa khawatir terhadap kondisi bangunan. Para guru juga dapat menjalankan kegiatan pembelajaran dengan lebih tenang dan optimal.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, semakin banyak madrasah di berbagai daerah diharapkan dapat memperoleh dukungan serupa. Sebab, setiap anak berhak belajar di ruang yang aman, tumbuh dalam lingkungan yang baik, dan berani meraih impiannya.
