Pembangunan sumur produktif untuk pesantren mulai dilakukan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Husnul Wafa, Lebak, Banten. Sumur ini menjadi harapan baru bagi sekitar 80 santri yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih.
Bagi kita, membuka keran dan mendapatkan air mungkin terasa biasa. Namun, bagi para santri di pesantren ini, air bersih merupakan kebutuhan yang harus diperjuangkan setiap hari.

Mengenal Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Husnul Wafa
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Husnul Wafa berdiri sejak 2018. Pesantren ini berlokasi di Kampung Cilatuk, Desa Sukamarga, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten.
Saat ini, pesantren tersebut mendidik sekitar 80 santri putra dan putri. Seluruh santri berasal dari keluarga dhuafa dan mengikuti kegiatan pendidikan secara gratis.
Di tengah keterbatasan tersebut, semangat mereka untuk mempelajari Al-Qur’an tidak pernah padam. Para santri telah memiliki hafalan antara 10 hingga 30 juz. Setiap hari, mereka belajar, beribadah, dan menjaga hafalan Al-Qur’an dengan penuh kesungguhan.
Namun, semangat besar itu kini berhadapan dengan persoalan mendasar: keterbatasan air bersih.


Debit Sumur Mengecil Saat Musim Kemarau
Selama ini, para santri mengandalkan sumur gali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air tersebut digunakan untuk minum, mandi, mencuci, berwudu, dan membersihkan lingkungan pesantren.
Sayangnya, ketika musim kemarau mulai melanda wilayah Lebak, debit air sumur semakin mengecil. Sumber air tersebut tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan seluruh santri.
Para santri pun harus menggunakan air dari aliran sungai kecil yang jaraknya cukup jauh. Kondisi airnya juga tidak selalu bersih. Terkadang, aliran sungai tercemar limbah sehingga tidak layak digunakan dan berisiko mengganggu kesehatan.
Keterbatasan air akhirnya tidak hanya memengaruhi kebutuhan harian. Kondisi ini juga dapat mengganggu kegiatan belajar, beribadah, dan menghafal Al-Qur’an.
Pembangunan Sumur Produktif untuk Pesantren Dimulai
Melihat kebutuhan tersebut, Amanah Takaful memulai ikhtiar pembangunan sumur produktif untuk pesantren. Pembangunan ini diharapkan dapat menghadirkan sumber air yang lebih layak dan mampu memenuhi kebutuhan para santri secara berkelanjutan.
Bagi para santri, hadirnya sumur bukan sekadar menghadirkan air. Sumur ini akan membantu mereka berwudu dengan lebih tenang, menjaga kebersihan, melindungi kesehatan, dan melanjutkan kegiatan pendidikan tanpa harus menempuh jarak jauh untuk mencari air.
Allah SWT berfirman:
“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.”
(QS. Al-Anbiya: 30)
Ayat tersebut mengingatkan kita bahwa air menjadi bagian penting dalam kehidupan. Karena itu, menghadirkan air bersih berarti membantu menjaga kehidupan dan keberlangsungan pendidikan para santri.
Mari Alirkan Kebaikan untuk Para Santri
Proses pembangunan sumur masih membutuhkan dukungan dari Sahabat Peduli Berbagi. Setiap donasi yang dititipkan akan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan air bersih bagi 80 santri penghafal Al-Qur’an.
Bayangkan, kelak air dari sumur ini digunakan setiap hari untuk minum, berwudu, dan mendukung kegiatan belajar mereka. InsyaAllah, selama manfaatnya terus mengalir, kebaikan para donatur pun akan terus dikenang dalam doa.
Mari ambil bagian dalam pembangunan Sumur Wakaf Pesantren Tahfidzul Qur’an Husnul Wafa.
Klik tautan tersebut dan tunaikan donasi terbaik Anda. Bersama-sama, kita bantu para santri mendapatkan air bersih agar mereka dapat terus belajar dan menjaga hafalan Al-Qur’an.
